Ringkasnya, bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan penghentian sementara perdagangan alias suspensi atas saham PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) dan PT Black Diamond Resources Tbk (COAL).
Kedua saham tersebut disuspensi terkait dengan ketidakpastian atas keberlangsungan usaha (going concern). Dengan demikian, Bursa memutuskan suspensi kedua saham tersebut di seluruh pasar terhitung mulai hari ini, Rabu (12/8/2026) sesi IV.
Ringkasnya, "Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Adi Pratomo Aryanto dalam pengumuman.
Saham INCF dan COAL kini tercatat dalam pemantauan khusus. INCF yang bergerak di sektor perdagangan karet itu terakhir kali menyatakan laporan keuangan pada kuartal III-2025.
Sepanjang Januari-September 2025, INCF membukukan penjualan sebesar Rp106,5 miliar dengan laba bersih Rp1,1 miliar. Tak diketahui alasan hingga kini perseroan tidak menyatakan laporan keuangan terbaru.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

