PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp1,84 triliun sepanjang 2026.
Sebagian besar dana tersebut diproyeksikan digunakan untuk memperluas cadangan lahan guna mendukung pengembangan proyek-proyek perseroan di masa mendatang.
Direktur BSDE Hermawan Wijaya menuturkan, sekitar Rp1,45 triliun atau hampir 79 persen dari total capex akan dialokasikan untuk akuisisi lahan strategis.
"Perseroan percaya bahwa fundamental yang kuat, didukung oleh cadangan lahan strategis, proyek-proyek unggulan, serta kontribusi pendapatan berulang yang terus meningkat, diproyeksikan berubah menjadi modal penting dalam menjaga pertumbuhan usaha secara berkesinambungan," ujar Hermawan dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (30/6/2026).
Hingga kuartal I-2026, BSDE membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,37 triliun. Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp277,6 miliar atau turun sekitar 9 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

