Ringkasnya, pT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan para pemangku kepentingan memperkuat sinergi dalam pembangunan flyover di perlintasan sebidang JPL 99 Simpang Belimbing dan JPL 111 Ujan Mas, Kabupaten Muara Enim.
Direktur Utama PTBA, Bambang Ismawan dalam siaran pers, Selasa 7 Juli 2026 menuturkan, pembangunan kedua flyover adalah langkah strategis meningkatkan keselamatan masyarakat, mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan operasional transportasi kereta api angkutan batu bara di Sumatera Selatan.
PTBA memandang pembangunan flyover sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan infrastruktur yang aman dan menyalurkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Pembangunan flyover di JPL 99 Simpang Belimbing dan JPL 111 Ujan Mas bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi adalah wujud tanggung jawab sosial PTBA dalam menjaga keselamatan masyarakat yang sering melalui area perlintasan aktivitas transportasi kereta api angkutan batu bara. Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, kami menekankan komitmen untuk melaksanakan pembangunan dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Untuk flyover JPL 99 Simpang Belimbing, jelas Bambang, desain konstruksi telah disempurnakan dari rancangan awal menjadi desain baru dengan panjang bentang sekitar 654 meter dan lebar total 12,5 meter. Penyempurnaan desain tersebut menggunakan material yang andal alhasil mampu memenuhi kebutuhan lalu lintas dalam jangka panjang secara bersamaan meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan.
Ringkasnya, sementara itu, lanjutnya, PTBA juga berkomitmen mendukung penyelesaian pembangunan flyover di JPL 111 Ujan Mas melalui mekanisme dan tata kelola yang sama. Hal ini mencerminkan semangat kolaborasi yang terus dibangun bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Ringkasnya, bambang menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan kedua flyover tidak hanya bergantung pada dukungan pendanaan dan aspek teknis, tetapi juga pada dukungan kolaborasi serta koordinasi yang erat di antara seluruh pihak yang terlibat.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga sinergi dan koordinasi yang telah terbangun dengan baik agar pelaksanaan pembangunan berjalan lancar. Kami berharap kehadiran flyover ini dapat menyalurkan manfaat optimal bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim dan Sumatera Selatan pada umumnya,” ungkapnya.
Ringkasnya, pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara PTBA, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pembangunan flyover ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menghadirkan infrastruktur yang meningkatkan keselamatan serta memperlancar mobilitas masyarakat. Saya berharap seluruh pihak terus menjaga komitmen dan koordinasi agar proyek ini dapat diselesaikan sesuai rencana alhasil manfaatnya dalam waktu dekat dirasakan oleh masyarakat Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Muara Enim,” jelas Herman Deru.
Pembangunan flyover di JPL 99 Simpang Belimbing dan JPL 111 Ujan Mas diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan keselamatan di kawasan perlintasan sebidang secara bersamaan mendukung konektivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

