PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT), anak usaha EdgePoint Infrastructure pada hari ini, Selasa (26/5) mengumumkan peralihan dalam jajaran pimpinan senior yang diproyeksikan efektif pada 1 Juli 2026. Dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Jacopo Rigamonti menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) dan Kania Mustikasari ditunjuk sebagai Director dan Chief People & Corporate Affairs Officer CENT.
CEO sebelum itu, yaitu Raymond Yan dan Chief Operations Officer CENT sebelum itu, Jim Burns kompak mundur pada April 2026 lalu dan resmi akan mengakhiri masa jabatan pada 30 Juni 2026, sebelum beralih ke fungsi penasihat untuk sementara waktu guna mendukung kelancaran proses transisi. Transisi ini mencerminkan fokus berkelanjutan perusahaan pada kesinambungan kepemimpinan dan penciptaan nilai jangka panjang di sektor infrastruktur digital Indonesia.
Baca Juga: Nusa Raya Cipta (NRCA) Salurkan Dividen Rp40 per Saham dari Laba Tahun Buku 2025 Dalam peran barunya, Jacopo akan memimpin keseluruhan bisnis Centratama dengan fokus pada penciptaan nilai dan pertumbuhan, memperkuat kemitraan dengan pelanggan, mendorong inovasi infrastruktur, serta melanjutkan ekspansi perusahaan di seluruh Indonesia. Sementara itu, Kania Mustikasari akan terus mendorong pengembangan organisasi dan memperkuat posisi serta reputasi perusahaan. "Saya merasa terhormat bisa mengemban tanggung jawab baru ini dalam perjalanan Centratama kini.
Selama beberapa tahun terakhir, kami telah membangun momentum yang kuat di seluruh lini bisnis, dan saya berharap berpotensi melanjutkan kemajuan tersebut bersama tim," papar Jacopo dalam keterangan resmi yang diterima Kontan, Selasa (26/5). Ia melanjutkan, pihaknya masih berkomitmen menghadirkan solusi infrastruktur digital berkualitas tinggi yang mendukung ambisi konektivitas Indonesia.
Pada saat yang sama, CENT akan terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan, mitra, karyawan, pemegang saham, dan masyarakat. CEO EdgePoint Infrastructure Suresh Sidhu juga menuturkan bahwa lanskap telekomunikasi Indonesia terus berkembang pesat, didorong oleh meningkatnya kebutuhan akan konektivitas tanpa hambatan, fiberisasi, adopsi 5G, serta ekspansi infrastruktur digital. "Seiring Centratama memasuki fase pertumbuhan berikutnya, kami yakin kepemimpinan Jacopo, visi komersialnya, dan pemahamannya yang mendalam terhadap industri akan menempatkan perusahaan pada posisi yang kuat untuk terus berkembang seiring berbagai peluang ini dan menciptakan nilai bagi semua pemangku kepentingan," imbuh Suresh.
Ia menambahkan, Edgepoint juga menyatakan apresiasi kepada Raymond dan Jim atas kepemimpinan serta kontribusi selama bertahun-tahun.
Baca Juga: IHSG Turun 0,91% ke 6.149 di Sesi I, Top Losers LQ45: AMRT, ASII, MBMA, Selasa (26/5) Di bawah kepemimpinan mereka, Centratama berhasil memperluas portofolionya dari sekitar 4.600 site menjadi lebih dari 11.000 site di seluruh Indonesia, menggandakan jaringan fiber hingga 5.000 km, serta memperkuat peran perusahaan dalam mendukung ambisi digital Indonesia yang terus berkembang dan ekosistem 5G. Selain memperkuat cakupan layanan secara nasional, berbagai pencapaian di bawah kepemimpinan Raymond dan Jim juga mencakup keberhasilan membukukan margin EBITDA terdepan di industri, implementasi solusi 5G In-Building Coverage di kawasan komersial dengan kepadatan tinggi di Jakarta Utara, serta pengembangan bisnis Fixed Wireless Access dan non-MNO.
CENT juga mengumumkan penunjukan Dato' Charon Wardini bin Mokhzani sebagai Komisaris Independen dalam jajaran Dewan Komisaris, yang semakin memperkuat tata kelola dan pengawasan strategis perusahaan. Penunjukan Dato' Charon diproyeksikan berlaku efektif mulai 30 Juni 2026.
Kini, beliau menjabat sebagai Chairman Takaful Malaysia Keluarga Berhad Group dan Chairman EXIM Bank Malaysia. Sebelum itu, beliau pernah menjabat sebagai Group Managing Director MIDF, Founding Managing Director Khazanah Research Institute, serta menduduki berbagai posisi kepemimpinan senior di CIMB Group, termasuk sebagai CEO CIMB Investment Bank Berhad.
Pengalaman beliau yang luas di bidang layanan keuangan, manajemen investasi, strategi, tata kelola, serta kepemimpinan bisnis regional akan menjadi kontribusi yang sangat berarti dalam memandu arah perusahaan ke depan. Seluruh penunjukan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar pada 26 Mei 2026.
Asal tahu saja, EdgePoint Infrastructure kini memiliki 16.000 site di seluruh portofolionya yang tersebar di Malaysia, Indonesia, dan Filipina.
Baca Juga: TLKM Tekan Anak Usaha Jadi 19 Entitas Demi Perkuat Bisnis Digital
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

