Ringkasnya, pT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) mengumumkan transaksi penyeimbangan kepemilikan saham (shareholding rebalancing) yang dilakukan oleh salah satu pemegang saham jangka panjang Perseroan, yakni SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC).
Transaksi ini adalah bagian dari alokasi modal SCGC, termasuk upaya penguatan struktur permodalan serta realokasi modal untuk mendukung pengembangan bisnis inti dan inisiatif pertumbuhan strategisnya.
Setelah transaksi tersebut, SCGC memiliki 15,71% saham Chandra Asri Group dan tetap menjadi salah satu pemegang saham strategis jangka panjang Perseroan. Seiring dengan transaksi tersebut, porsi saham publik (free float) Chandra Asri Group naik ke sekitar 25,7%.
Peningkatan ini diharapkan berpotensi memperluas likuiditas perdagangan saham serta memperluas akses bagi investor domestik maupun internasional.
Ringkasnya, peningkatan free float ini tidak hanya mendukung pemenuhan ketentuan regulator pasar modal, tetapi juga memperkuat likuiditas saham, meningkatkan daya tarik Perseroan bagi investor, serta mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra dalam siaran pers, Senin 8 Juni 2026 menuturkan, SCGC adalah pemegang saham jangka panjang dan mitra strategis yang telah menyalurkan kontribusi penting bagi perjalanan pertumbuhan Chandra Asri Group.
“Transaksi ini mencerminkan prioritas alokasi modal SCGC dan tidak mengubah arah strategis, tata kelola, maupun komitmen Perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Kami masih fokus menjalankan agenda transformasi dan rejuvenasi Perusahaan seiring penguatan portofolio bisnis energi, kimia dan infrastruktur yang kami miliki di Asia Tenggara, “ujarnya.
Erwin menekankan, transaksi tersebut tidak mengakibatkan perubahan material terhadap pengendalian, struktur tata kelola, manajemen, maupun kegiatan operasional Chandra Asri Group.
Sesudah transaksi ini, lanjutnya, tiga pemegang saham strategis utama Chandra Asri Group, yaitu PT Barito Pacific Tbk, SCGC, dan Thaioil Public Company Limited, secara kolektif masih memiliki sekitar 74,3% saham Perseroan. “Hal ini mencerminkan keberlanjutan dukungan dan keyakinan para pemegang saham utama terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang Chandra Asri Group.,” katanya.
Berdasarkan Erwin, Chandra Asri Group diproyeksikan terus mengembangkan berbagai peluang pertumbuhan strategis melalui portofolio bisnis yang terintegrasi, dengan masih mengedepankan keunggulan operasional, disiplin pengelolaan modal, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik guna menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

