Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan sepuluh saham dengan penurunan terbesar pada perdagangan pendek pekan ini, 3-7 Agustus 2026.Deretan emiten dari berbagai sektor mengalami tekanan lepas yang signifikan, berbeda dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang membukukan penguatan 2,78 persen ke level 6.409.Peringkat pertama ‘top 10 losers’ ditempati oleh saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH), terjun bebas sebesar 35,23 persen. Harga sahamnya terjungkal dari Rp880 menjadi Rp570 per saham.Untuk saham dengan pelemahan terbatas adalah PT Hatten Bali Tbk (WINE) yang menyusut 9,27 persen ke Rp137 dari posisi pekan sebelum itu di Rp151.Berdasarkan statistik BEI, Sabtu (8/8/2026), berikut adalah deretan 10 saham penghuni top losers sepekan:1.
Ringkasnya, pT Bach Multi Global Tbk (BACH) merosot 35,23 persen ke Rp570.2. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) menyusut 21,98 persen ke Rp3.940.3.
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) terkoreksi 17,24 persen ke Rp2.400.4. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) tergelincir 16,10 persen ke Rp1.615.5.
Ringkasnya, pT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) tertekan 16 persen ke Rp5.250.6. PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) terkoreksi 11,01 persen ke Rp970.7.
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) terkoreksi 10,80 persen ke Rp785.8. PT Pacific Strategic Financial Tbk (APIC) tergelincir 10,61 persen ke Rp590.9.
PT Tira Austantie Tbk (TIRA) mengalami pelemahan 10,08 persen ke Rp446.10. PT Hatten Bali Tbk (WINE)) menurun 9,27 persen ke Rp137.(kunthi fahmar sandy)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

