Ringkasnya, manajemen PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM) mengumumkan, pengunduran diri Syarwani Harun selaku Direktur emiten produsen kabel listrik dan kabel telekomunikasi tersebut.
Ringkasnya, corporate Secretary KBLM Intan Eka Dewi dalam pengumuman tertulis yang disampaikan ke BEI, Senin 08 Juni 2026 mengemukakan, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Syarwani Harun dari jabatan Direktur Perseroan pada tanggal 5 Juni 2026.
โPermohonan pengunduran diri tersebut diproyeksikan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang waktunya diproyeksikan kami sampaikan lebih lanjut,โ kata Intan dalam keterangannya. Dia menambahkan, langkah ini sesuai dengan ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan dan POJK 33/POJK.04/2014.
Intan menekankan, pengunduran diri tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan.
Sebagai catatan, dari sisi keuangan, KLBM membukukan laba bersih senilai Rp15,98 miliar pada kuartal I 2026, mengalami pelemahan 28,35% dibanding Rp22,31 miliar pada kuartal I 2025. Penurunan laba ini antara lain disebabkan oleh kenaikan beban pokok pendapatan, beban penjualan dan pemasaran serta beban umum dan administrasi.
Meski laba turun, penjualan bersih KBLM meningkat 45,17% jadi Rp580,49 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp468,86 miliar kuartal I 2025.
PT Kabelindo Murni Tbk (KBLM) adalah produsen kabel listrik dan telekomunikasi, serta aksesoris kabel. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1972 dengan nama PT Kabel Indonesia. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1979, dan berikutnya pada tahun yang sama berubah menjadi PT Kabelindo Murni (KBLM). Perusahaan tersebut menjalankan IPO di BEI pada tahun 1992. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

