Emiten daur ulang limbah, PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) membukukan penjualan Rp177 miliar pada kuartal I-2026, atau naik 36 persen dari periode serupa tahun sebelum itu Rp129,7 miliar.
Sejalan dengan itu, perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp18,77 miliar, berbalik positif dari kerugian sebesar Rp18,13 miliar pada kuartal I-2025.
"Kami bersyukur bisa mempertahankan kinerja penjualan kami, dan secara bersamaan tetap berperan dengan baik dalam bisnis ini," ujar Direktur Utama INOV JaeHyuk Choi dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (11/6/2026).
Pendapatan perseroan pada kuartal tersebut dikontribusikan oleh Re-PSF senilai 53 persen, non-woven 20 persen, dan homeware and others senilai 27 persen.
Ringkasnya, jaeHyuk menjelaskan, INOV memiliki kapasitas pengolahan sampah plastik PET lebih dari 40.000 ton per tahun.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

