Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat bertransaksi. Mobile banking kini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan perbankan, tetapi juga berkembang berubah menjadi platform yang mendukung berbagai aktivitas digital sehari-hari. Seiring meningkatnya adopsi transaksi nontunai (cashless), kebutuhan diproyeksikan layanan digital yang praktis, mudah diakses, dan terintegrasi pun semakin tinggi.
Ringkasnya, menjawab kebutuhan tersebut, PT Trimegah Karya Pratama Tbk atau Ultra Voucher (UVCR) menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang tersedia pada fitur Voucher Lifestyle di aplikasi BRImo. Kolaborasi ini memungkinkan pengguna BRImo untuk mengakses berbagai voucher digital dan gift card dari ratusan merchant populer secara langsung melalui aplikasi.
Melalui integrasi Voucher Lifestyle BRImo, pengguna dapat menemukan beragam pilihan voucher dari kategori lifestyle, food & beverages, entertainment, online gaming, hingga langganan aplikasi digital. Kehadiran fitur ini menjadi langkah strategis dalam memperluas distribusi voucher digital secara bersamaan menyalurkan kemudahan bagi pengguna untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari secara lebih efisien.
Corporate Communication Division Head Ultra Voucher, M Fadhli Ikhsan menuturkan, perkembangan mobile banking telah menciptakan peluang baru dalam menghadirkan layanan digital yang lebih relevan bagi masyarakat.
"Mobile banking kini telah berkembang berubah menjadi super-app yang mendukung berbagai kebutuhan transaksi masyarakat. Dengan jaringan dan basis nasabah yang luas, BRI berubah menjadi mitra strategis bagi Ultra Voucher dalam memperluas distribusi voucher digital.
Melalui integrasi Voucher Lifestyle BRImo, kami berharap dapat menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih seamless serta menyalurkan akses yang lebih mudah terhadap berbagai pilihan voucher digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern," ujar Ikhsan dalam keterangan resmi, Senin (6/7/2026).
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

