PT Erajaya Active Lifestyle Tbk (ERAL) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Levi’s dan berubah menjadi salah satu pemegang hak distribusi serta ritel merek fashion global tersebut di Indonesia. Adapun kerja sama tersebut diumumkan dalam seremoni yang digelar di Original Levi’s® Store Grand Indonesia, Jakarta, pada tanggal 14 Juli 2026.
Ringkasnya, melalui kemitraan tersebut, sebanyak 21 Original Levi’s® Store yang tersebar di berbagai kota di Indonesia kini berada di bawah pengelolaan Erajaya Active Lifestyle sebagai pemegang distribusi dan peritel resmi Levi’s.
Langkah terobosan yang dilakukan tersebut menjadi bagian dari strategi ERAL untuk memperkuat portofolio bisnis di sektor fashion dan lifestyle. Manajemen Perseroan juga menargetkan terciptanya pengalaman omnichannel yang lebih terintegrasi, memperluas jangkauan pasar, serta menyalurkan nilai tambah bagi pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.
CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto dalam kertangan, Rabu 15 Juli 2026, menuturkan kerja sama dengan Levi’s® adalah langkah penting pengembangan bisnis perusahaan.
Ringkasnya, “Kemitraan dengan Levi’s® menandai langkah strategis Erajaya Active Lifestyle dalam memperluas kehadiran kami di segmen fashion dan lifestyle. Kami ingin menghadirkan portofolio merek global yang kuat dengan pengalaman ritel terbaik bagi konsumen Indonesia.
Reopening Original Levi’s® Store Grand Indonesia berubah menjadi simbol dimulainya perjalanan baru kami bersama Levi’s® untuk terus bertumbuh di pasar Indonesia,” ujar Djohan.
Menurut Djohan, pengelolaan toko-toko Levi’s® tersebut secara bersamaan menekankan komitmen jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan pengalaman belanja yang semakin relevan, modern, dan berkesan bagi pelanggan.
Manajemen ERAL menilai kolaborasi ini diproyeksikan semakin memperkuat posisi perusahaan di industri fashion dan lifestyle nasional, seiring meningkatnya kebutuhan konsumen terhadap produk dan pengalaman berbelanja yang lebih berkualitas.
Perseroan juga optimistis berpotensi terus memperluas kehadiran berbagai merek global di Indonesia, menghadirkan pengalaman berbelanja kelas dunia, serta memperkuat posisinya sebagai perusahaan ritel gaya hidup yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin dinamis.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

