PT Harum Energy Tbk (HRUM) mengalokasikan belanja modal senilai USD310 juta sepanjang 2026.
Manajemen HRUM menjelaskan, perseroan kini tidak kembali memiliki kebutuhan investasi besar seperti pada periode sebelum itu.
Ringkasnya, sebagian besar belanja modal yang dianggarkan pada 2026 ditujukan untuk menyelesaikan proyek-proyek pengembangan yang telah berjalan, khususnya di lini bisnis nikel.
Berdasarkan komposisi penggunaan dana, sebanyak 56 persen dari total capex 2026 dialokasikan untuk aset masih dalam penyelesaian (construction in progress), sekitar 31 persen digunakan untuk pengadaan alat berat.
Sementara itu, 7 persen dari total anggaran diperuntukkan bagi pembangunan bangunan dan prasarana, 5 persen untuk properti pertambangan, dan sisanya 1 persen untuk aset masih lainnya.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

