PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) berencana menyalurkan dividen tunai kepada pemegang saham. Total dividen yang akan disalurkan menyentuh Rp350 miliar.
Penetapan dividen itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Hotel Arosa Jakarta pada Kamis (23/4/2026). Rapat tersebut menyepakati 50,9 persen laba perseroan pada 2025 yang menyentuh Rp688,65 miliar ditetapkan sebagai dividen. Nilai dividen tersebut setara Rp9,5 per saham.
Selain itu, rapat juga menyetujui laba senilai Rp2 miliar dicatat sebagai cadangan wajib dalam rangka memenuhiu ketentuan pasal 70 UU PT No. 40 Tahun 2007.
"Sisanya senilai Rp336,3 miliar digunakan sebagai cadangan umum yang belum ditentukan penggunaannya," ujar manajemen Garudafood dikutip Senin (27/4/2026).
Hingga 30 Desember 2025, Garudafood memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp2,6 triliun. Sementara itu, ekuitas perusahaan consumer goods itu menyentuh Rp4,4 triliun.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

