PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) membukukan reli kinerja sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih sebesar USD33,9 juta atau sekitar Rp570 miliar, naik 26,3 persen dibandingkan tahun sebelum itu sebesar USD26,9 juta atau Rp451 miliar.
Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Jumat (22/5). RUPSLB dihadiri 117.047.128.927 suara atau setara 93,76 persen pemegang saham, sementara RUPST dihadiri 117.437.717.575 suara atau 94,07 persen pemegang saham.
Tak hanya laba, GMFI juga membukukan pertumbuhan pendapatan usaha menjadi USD491,9 juta atau sekitar Rp8,25 triliun pada 2025, meningkat 16,8 persen dibandingkan tahun sebelum itu.
Di sisi neraca, total aset Perseroan meroket menjadi USD813 juta atau setara Rp13,6 triliun, meningkat 91,5 persen dibandingkan tahun sebelum itu. Sementara itu, ekuitas Perseroan berhasil berbalik dari posisi negatif USD257,9 juta atau minus Rp4,33 triliun menjadi positif USD114,6 juta atau sekitar Rp1,92 triliun.
Perbaikan struktur permodalan tersebut ditopang aksi korporasi berupa inbreng lahan bernilai Rp5,6 triliun yang memperkuat nilai aset tetap Perseroan dan mengembalikan posisi ekuitas menjadi positif.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

