PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan komposisi kepemilikan saham terbaru untuk periode yang berakhir pada April 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek, Highland Strategic Ltd masih berubah menjadi pemegang saham pengendali perseroan.
Ringkasnya, hingga akhir April 2026, Highland Strategic menguasai 4.983.799.956 saham atau setara 60,356% dari total saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara itu, PT Toba Sejahtra menggenggam 658.488.144 saham atau 7,975%.
Ringkasnya, laporan tersebut juga mengungkap identitas pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) TOBA. Richards Matthew Paul tercatat sebagai pemilik manfaat pada tingkat individu melalui Highland Strategic.
Ringkasnya, di jajaran manajemen, Direktur Dicky Yordan tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 125.801.321 saham atau setara 1,523%.
Direktur lainnya juga memiliki saham TOBA, yakni Alvin Firman Sunanda senilai 0,048%, Juli Oktarina 0,045%, Mufti Utomo 0,009%, dan Sudharmono Saragih 0,008%.
Ringkasnya, sementara itu, anggota Dewan Komisaris seperti Dr. A. Fuad Rahmany, Yasmin S. Wirjawan, Kang Tzu Ping (Frances), dan Judy Lee tercatat tidak memiliki saham TOBA hingga akhir April 2026.
Jumlah saham yang dimiliki publik atau free float menyentuh 2.410.170.642 saham, setara 29,19% dari total saham tercatat.
Ringkasnya, dengan capaian tersebut, TOBA telah melampaui ketentuan free float minimum sebagaimana diatur dalam Peraturan BEI Nomor I-A. Aturan itu mewajibkan emiten di Papan Utama memiliki paling sedikit 50 juta saham yang dimiliki publik dan minimal 15% dari total saham tercatat.
Jumlah pemegang saham TOBA yang tercatat dalam Single Investor Identification (SID) menyentuh 48.793 akun. Angka ini jauh di atas ketentuan minimum BEI sebanyak 300 SID.
Sementara itu, jumlah investor tersebut turun 4.284 akun dibandingkan bulan sebelum itu yang menyentuh 53.077 SID.
Corporate Secretary TOBA, Pingkan Ratna Melati, menyatakan bahwa data tersebut adalah bagian dari laporan resmi perusahaan.
“Perseroan menyatakan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada akhir bulan April 2026,” tulis Pingkan dalam keterbukaan informasi, dikutip Senin (11/5/2026).
Adapun total saham TOBA yang tercatat di bursa menyentuh 8.257.402.931 saham. Perseroan juga memiliki saham treasuri sebanyak 9.938.200 saham atau setara 0,12% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

