PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) atau Paradise Indonesia melanjutkan strategi ekspansi terukur guna memperkuat pendapatan berulang (recurring income) secara bersamaan menjaga pertumbuhan jangka panjang. Perseroan memfokuskan pengembangan portofolio pada wilayah strategis dengan aset berkarakter recurring income, demi menjaga stabilitas arus kas dan meningkatkan kualitas pendapatan di tengah dinamika sektor properti.
Pada 2026, Paradise Indonesia menargetkan kontribusi recurring income masih terjaga di kisaran 70 persen, ditopang oleh aset-aset strategis serta keberlanjutan ekspansi yang dijalankan.
“Di Paradise Indonesia, kami tidak sekadar mengembangkan properti, tetapi menghadirkan aset berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang melalui pendapatan berulang. Dengan strategi ini, kami meyakini Paradise Indonesia akan terus bertumbuh secara sehat, secara bersamaan menjaga momentum kinerja yang tangguh dan berkesinambungan di masa mendatang,” ujar Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia, Anthony P.
Ringkasnya, susilo dalmaa keterangannya yang dikutip Minggu, (3/5/2026).
Pada Kuartal I-2026, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp326,90 miliar, meningkat 14 persen secara tahunan (YoY). Seluruh segmen bisnis perhotelan, komersial, dan penjualan properti menyalurkan kontribusi positif.
Segmen komersial menjadi penyumbang terbesar dengan pendapatan Rp157,14 miliar, meningkat 19 persen YoY, diikuti perhotelan sebesar Rp135,50 miliar atau naik 4 persen YoY. Sementara itu, penjualan properti membukukan pertumbuhan signifikan 38 persen YoY menjadi Rp34,26 miliar, terutama ditopang oleh pengakuan pendapatan dari serah terima unit Antasari Place.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

