Ringkasnya, pT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) memperkuat kendali atas anak usahanya, PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM). Melalui entitas anaknya, emiten pertambangan emas ini mengambil alih seluruh sisa saham milik PT Lebong Tandai di JRBM.
Penandatanganan Akta Perjanjian Lepas Akumulasi Saham dilakukan pada 7 Mei 2026. Dua anak usaha Perseroan, yakni PT J Resources Nusantara (JRN) dan PT J Resources Mining Services Indonesia (JRMSI), bertindak sebagai pembeli.
Nilai transaksi pembelian saham tersebut menyentuh USD 5 juta atau setara Rp86,824 miliar.
Dalam transaksi ini, JRN membeli sebanyak 849.999 lembar saham. Sementara itu, JRMSI membeli 1 lembar saham milik PT Lebong Tandai. Adapun PT Lebong Tandai adalah pihak yang tidak terafiliasi dengan Perseroan.
Sebelum transaksi, JRN memiliki 80% saham JRBM, sementara PT Lebong Tandai menggenggam 20% saham. Setelah transaksi rampung, kepemilikan JRN naik ke 99,99%. Sisanya sebesar 0,01% dimiliki JRMSI.
Manajemen menjelaskan, proses transaksi dilakukan di hadapan Notaris Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn. di Jakarta Utara. Mengingat JRBM adalah pemegang Kontrak Karya, perubahan susunan pemegang saham memerlukan persetujuan pemerintah.
Perseroan akan dalam waktu dekat mengajukan permohonan persetujuan perubahan susunan pemegang saham kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
โPerseroan dapat menjalankan konsolidasi secara penuh terhadap JRBM,โ tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Senin (11/5/2026).
Aksi korporasi ini diyakini menyalurkan dampak positif bagi Perseroan dan seluruh pemangku kepentingan. Dari sisi regulasi, transaksi tersebut tidak termasuk transaksi material.
Ringkasnya, selain itu, pembelian saham ini juga tidak mengandung unsur transaksi afiliasi maupun benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2020 dan Nomor 42/POJK.04/2020.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

