PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) diproyeksikan melaksanakan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25. Melalui aksi korporasi ini, nilai nominal saham Perseroan berubah dari Rp100 per saham berubah menjadi Rp4 per saham.
Ringkasnya, rencana stock split tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 29 Juni 2026. Pemegang saham juga menyetujui perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar Perseroan terkait aksi korporasi tersebut.
Perseroan menjelaskan, pelaksanaan stock split dilakukan dengan skema satu saham lama berubah menjadi 25 saham baru atau rasio 1:25. Dengan demikian, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 1,875 miliar saham berubah menjadi 46,875 miliar saham. Sementara nilai modal ditempatkan dan disetor masih senilai Rp187,5 miliar.
Ringkasnya, perseroan juga telah memperoleh persetujuan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) atas pencatatan saham hasil stock split tersebut. Persetujuan diberikan melalui surat BEI Nomor S-08206/BEI.PP2/07-2026 tertanggal 10 Juli 2026 dan diterima Perseroan pada 13 Juli 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi, modal dasar MLPT setelah stock split menjadi 150 miliar saham dengan nilai nominal keseluruhan tetap Rp600 miliar. Adapun jumlah saham dalam portepel naik ke 103,125 miliar saham dari sebelum itu 4,125 miliar saham. Tidak terdapat saham pecahan akibat pelaksanaan stock split ini.
Corporate Secretary Officer PT Multipolar Technology Tbk, Wiriawaty Chandra, menyatakan Perseroan telah menetapkan jadwal pelaksanaan stock split yang efektif mulai 21 Juli 2026.
โPerseroan menyatakan rencana Pemecahan Nilai Nominal Saham (Stock Split) sesuai dengan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tanggal 29 Juni 2026,โ tulis Wiriawaty dalam keterbukaan informasi, Rabu (15/7/2026).
Ringkasnya, adapun jadwal pelaksanaan stock split MLPT adalah sebagai berikut:
Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), distribusi saham hasil stock split diproyeksikan dilakukan melalui subrekening efek pada 23 Juli 2026 berdasarkan daftar pemegang saham per 22 Juli 2026.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

