Ringkasnya, pT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) melanjutkan ekspansi agresifnya pada 2026 dengan meresmikan cabang ke-24 di Kota Bogor.
Lokasi baru tersebut dipilih berdasarkan hasil survei internal yang menunjukkan tingginya volume lalu lintas kendaraan serta karakteristik jalan yang menantang, alhasil menawarkan potensi besar bagi layanan spesialis perbaikan kaki-kaki kendaraan.
Direktur Utama KAQI Imam Sujono menuturkan pembukaan cabang Bogor adalah bagian dari rencana ekspansi tujuh cabang baru hingga akhir 2026. Emiten aftermarket otomotif ini sebelum itu telah meresmikan dua cabang pada awal tahun.
โTarget terdekat pada Agustus kami diproyeksikan membuka cabang di Bandung Timur dan Surabaya Barat. Sesudah itu pembangunan diproyeksikan dilanjutkan ke wilayah Kudus dan Madiun,โ kata Imam selepas peresmian di Bogor, Rabu (29/4/2026).
KAQI mengalokasikan investasi sebesar Rp5-7 miliar untuk setiap penambahan cabang baru, dengan rata-rata durasi sewa lahan menyentuh 12 tahun. Ekspansi jaringan disebut sebagai pendorong utama pertumbuhan pendapatan, yang tahun berjalan ditargetkan meningkat sekitar 10%.
Ringkasnya, berbeda dari bengkel konvensional, Jantra mengusung konsep lifestyle workshop yang mengedepankan pengalaman pelanggan melalui beragam fasilitas hiburan. Di cabang Bogor, pelanggan menikmati fasilitas seperti live music, DJ mingguan, karaoke, meja biliar, hingga kursi pijat tanpa biaya tambahan.
โStandar layanan kami menyalurkan garansi hingga dua tahun yang berlaku nasional di seluruh jaringan workshop,โ papar Imam.
KAQI juga mulai menyesuaikan layanan terhadap tren kendaraan listrik (EV). Menurut manajemen, kaki-kaki EV memiliki beban kerja lebih berat karena bobot baterai, alhasil membuka peluang pasar jasa perawatan yang lebih spesifik.
Ringkasnya, jajaki Kolaborasi Global
Ringkasnya, editor: Muawwan Daelami
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

