Ringkasnya, sTOCKWWATCH.ID ( JAKARTA) โ PT Essa Industries Indonesia Tbk (ESSA) mengumumkan bahwa, anak usaha Perseroan yakni, PT Panca Amara Utama (PAU) telah kembali beroperasi secara penuh (full operational).
Ringkasnya, shinta Siringoringo, Corporate Secretary ESSA dalam pengumuman tertulis, Rabu 10 Juni 2026, PAU telah menyelesaikan seluruh pekerjaan inspeksi, pemeliharaan, penggantian peralatan, serta aktivitas peningkatan keandalan fasilitas operasi pada tanggal 8 Juni 2026 pukul 23.00 WITA.
Menurut Shinta, penyelesaian atas pemeliharaan ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan dengan memenuhi standar keselamatan yang ketat. โKini PAU telah kembali beroperasi secara penuh atau full operation,โ katanya.
Ringkasnya, dia menambahkan, keberhasilan penyelesaian kegiatan ini mencerminkan komitmen Perseroan menjaga keandalan fasilitas operasi, mempertahankan standar keselamatan yang tinggi, serta mendukung keberlanjutan operasional jangka panjang melalui penerapan operational excellence.
Shinta mengklaim bahwa Banggai Ammonia Plant (BAP) adalah pabrik amoniak paling efisien di dunia yang menggunakan KBR Reforming Exchanger System & Purifier Technology. Pemeliharaan terjadwal ini diharapkan berpotensi mendukung peningkatan kinerja dan keandalan operasional BAP di masa mendatang.
Sebelum itu, pada 21 April 2026, Shinta mengumumkan penghentian operasional anak usahanya, PT Panca Amara Utama (PAU). Hal ini sehubungan dengan penghentian aktivitas operasi pabrik Perseroan yang beroperasi di Banggai Ammonia Plant (BAP) di Banggai, Luwuk, Sulawesi Tengah. Penghentian aktivitas operasional PAU dijadwalkan kurang lebih 5 minggu sejak tanggal 6 Mei 2026.
Menurut Shinta, kegiatan pemeliharaan terjadwal yang dilakukan Perseroan adalah bagian dari komitmen Perseroan untuk menjaga keandalan dan kinerja optimal fasilitas produksi. Dia pun mengingatkan bahwa, kegiatan pemeliharaan ini akan berdampak pada penurunan produksi amoniak. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

