Ringkasnya, kalbe Farma ($KLBF) mengadakan earnings call pada Selasa (4/8). Berikut rangkuman kami atas highlight kinerja 1H26 serta prospek 2H26:
Dengan potensi berlanjutnya penurunan margin pada 2H26, kami menilai momentum kinerja 2H26 KLBF berpotensi lebih lemah dibandingkan semester ke–2 pada tahun–tahun sebelum itu. Prospek margin yang semakin menantang pada 2H26 juga mengimplikasikan risiko pemangkasan estimasi laba bersih 2026F oleh konsensus yang kini masih berada di level Rp3,6 T, meski KLBF terlihat murah secara valuasi di 9,5x 1Y Forward P/E per Jumat (7/8).
Ringkasnya, pada Stockbit Commentary, kami memproyeksikan laba bersih KLBF pada 2026F di level Rp3,45 T.
Sementara itu, jika melihat lebih jauh setelah periode 2H26, mulai kembali menguatnya nilai tukar rupiah dan melandainya harga minyak — jika bertahan — mengindikasikan bahwa margin KLBF berpotensi menyentuh level bottom pada 2H26, alhasil harga saham KLBF tetap dapat mengalami pemulihan meski dengan prospek 2H26 yang menantang. Dengan demikian, kami masih mempertahankan pandangan kami bahwa KLBF sudah oversold dan menyalurkan risk–reward yang menarik.
“Intervensi perlu amunisi berupa USD. Di suatu titik, Jepang akan terpaksa lepas surat hutang mereka untuk amunisi intervensi. Dari 1-2 tahun sebelumnya saya sudah yakin kita sedang memasuki masa dedolarisasi.” — yanuard
Pelemahan mata uang Yen terhadap USD yang cukup kencang selama setahun terakhir ini, membuat adanya beberapa intervensi yang dilakukan oleh Bank of Japan belakangan ini. Sementara itu, intervensi minggu lalu dinilai Stockbitor yanuard menarik.
Ringkasnya, hal ini dikarenakan Amerika serikat ikut membantu Jepang untuk menaikkan nilai mata uang Yen. Menurutnya, tindakan ini mencerminkan kepanikan dari Amerika Serikat.
Ringkasnya, kira-kira apa kepentingan Amerika Serikat sampai ikut membantu Jepang intervensi nilai mata uang Yen? Apakah ada hubungannya dengan surat hutang Amerika Serikat?
Baca tulisan lengkapnya untuk memahami alasan Jepang menjalankan intervensi nilai mata uang Yen dan dampaknya pada Amerika Serikat!
yanuard adalah seorang dosen fakultas bisnis di salah satu universitas swasta ternama di Indonesia. Beliau menggunakan pendekatan metode analisis fundamental dan value investing dalam investasi. Pak Yanuar kerap kali menyalurkan tulisan yang memuat seputar ulasan hingga opini terkait fenomena ekonomi makro yang berlangsung.
Ringkasnya, pT Stockbit Karya Indonesia
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

