Ringkasnya, manajemen PT Ifishdeco Tbk (IFSH) mengumumkan, pengunduran diri Bapak Ryan Fong Jaya selaku Komisaris pada perusahaan di pertambangan nikel dan besi tersebut.
Ringkasnya, muhammad Ishaq, Presiden Direktur IFSH dalam pengumuman tertulis, Rabu 13 Mei 2026 menjelaskan, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Ryan Fong Jaya dari jabatan Komisaris Perseroan pada, tanggal 12 Mei 2026.
โBerikutnya, dalam rangka memenuhi ketentuan Pasal 8 ayat (3) POJK 33/2014 dan Anggaran Dasar Perseroan, keputusan atas permohonan pengunduran diri Bapak Ryan Fong Jaya dari jabatannya selaku Komisaris Perseroan akan digelar dalam Rapat Umum Pemegang Saham {RUPS) mendatang,โ katanya.
Manajemen Perseroan menekankan bahwa, pengunduran diri Bapak Ryan Fong Jaya dari jabatan Komisaris IFSH tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan.
Ringkasnya, pT Ifishdeco Tbk (IFSH) adalah perusahaan tambang nikel terintegrasi yang berkantor pusat di Wisma Nugra Santana, Jakarta. Perusahaan juga memiliki kantor cabang di Kendari, Sulawesi Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 9 Juni 1971 di bidang industri perikanan, sebelum melebarkan sayap bisnisnya ke perkebunan agrobisnis pada tahun 1989.
Sementara itu, perusahaan tersebut menemukan bahwa perkebunan tersebut kaya akan nikel dan besi, alhasil mengalihkan bisnisnya ke pertambangan. Perusahaan memulai produksi dan penjualan pertambangan pada tahun 2011. Anak perusahaannya, PT Bintang Smelter Indonesia menjalankan pengolahan, pengangkutan, perdagangan, dan penjualan nikel pig iron (NPI) dan paduan feronikel (FeNi).
Kini, total lahan yang dikelola perseroan menyentuh 2.580 hektare, dan 800 hektare di antaranya adalah area pertambangan di Tinanggea, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

