PT Murni Sadar Tbk (MTMH) membukukan reli kinerja sepanjang tahun buku 2025. Perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp43,62 miliar. Angka ini meroket 742% dibanding Rp5,18 miliar pada 2024.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per Desember 2025, pendapatan MTMH menyentuh Rp1,36 triliun. Realisasi ini meningkat 27,1% secara tahunan dari Rp1,07 triliun pada periode sebelum itu.
Kontribusi terbesar pendapatan berasal dari layanan kamar dan pelayanan medis sebesar Rp532,81 miliar. Penjualan obat dan perlengkapan medis menyumbang Rp407,19 miliar. Sementara jasa tenaga medis menyalurkan kontribusi Rp336,74 miliar.
Sejalan dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pendapatan naik ke Rp952,53 miliar dari Rp797,78 miliar pada 2024. Meski begitu, laba bruto tetap meningkat ke Rp405,32 miliar dari Rp270 miliar.
Dari sisi operasional, beban usaha tercatat Rp291,95 miliar, mengalami kenaikan dari Rp248,50 miliar. Beban keuangan berada di level Rp54,11 miliar.
Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp72,27 miliar. Angka ini meroket tajam dibanding Rp9,62 miliar pada tahun sebelum itu. Kinerja ini ditopang peningkatan volume pasien serta efisiensi pengelolaan layanan kesehatan di jaringan rumah sakit Murni Teguh.
Dari sisi neraca, total aset MTMH menyentuh Rp2,65 triliun per 31 Desember 2025. Jumlah ini meningkat 11,3% dari Rp2,38 triliun pada akhir 2024. Kenaikan aset didorong oleh pertumbuhan aset tetap menjadi Rp2,27 triliun.
Liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp1,13 triliun. Sementara total ekuitas naik ke Rp1,52 triliun dari Rp1,42 triliun pada periode sebelum itu.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

