PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN), produsen busi bagian dari Grup Lippo berencana kembali menyalurkan dividen kepada para pemegang saham. Perseroan menetapkan dividen tunai sebesar Rp19,12 miliar untuk tahun buku 2025.
Jumlah tersebut setara dengan Rp45 per saham diproyeksikan disalurkan kepada 425 juta saham yang telah diterbitkan perseroan. Angka ini sama dengan dividen pada tahun buku 2024.
Keputusan pembagian dividen tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 28 April 2026. Selain dividen, sisa laba sebesar Rp200 juta untuk dana cadangan.
"Sisa senilai Rp13,72 miliar dibukukan sebagai laba ditahan," kata manajemen LPIN dikutip Sabtu (2/5/2026).
Pada perdagangan Kamis (30/4/2026), harga saham LPIN ditutup terkoreksi 3,4 persen ke Rp456. Dengan demikian, indikasi dividend yield menyentuh 9,87 persen atau hampir dua digit dengan asumsi harga kini.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

