Ringkasnya, produsen air minum dalam kemasan PT Akasha Wira International Tbk (ADES) bersiap masuk ke bisnis permen gummy melalui penambahan usaha di lini kembang gula.
Untuk mendukung diversifikasi usaha tersebut, ADES menyiapkan investasi bernilai Rp46,215 miliar yang akan digunakan untuk pengadaan tanah, bangunan, dan mesin produksi. Investasi ini akan dibebankan secara proporsional terhadap aset yang telah dimiliki perseroan.
Ringkasnya, di mana perusahaan telah mengakuisisi fasilitas berupa tanah dan bangunan yang berlokasi di Jalan Raya Cikande-Rangkasbitung Km 10, Kelurahan Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Sabtu (13/6/2026) seluruh kebutuhan investasi diproyeksikan dibiayai menggunakan kas internal perusahaan, sementara realisasi investasi dijadwalkan berlangsung sepanjang 2026.
Perseroan menilai, pasar gummy memiliki prospek pertumbuhan yang sangat menarik. Di tengah pertumbuhan industri makanan dan minuman global, segmen gummy disebut berubah menjadi salah satu kategori dengan akselerasi paling cepat.
Berdasarkan kajian perseroan, nilai pasar gummy di Indonesia pada 2026 diperkirakan menyentuh USD850 juta hingga USD950 juta atau setara Rp13,6 triliun hingga Rp15,2 triliun.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

