PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) melalui anak usahanya, PT Mandiri Intiperkasa, melaporkan telah menghabiskan biaya operasional senilai USD32.022,12 untuk seluruh kegiatan eksplorasi selama kuartal II-2026. Jumlah itu melampaui rencana biaya operasional yang dipatok USD28.759,80.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Kamis (9/7/2026), seluruh kegiatan eksplorasi selama kuartal II-2026 masih adalah kegiatan pengeboran infill. Seluruh biaya yang dikeluarkan masih adalah biaya operasional.
Sepanjang periode tersebut, PT Mandiri Intiperkasa menjalankan pemboran sebanyak 29 titik dengan total kedalaman 5.745 meter (pengeboran lubang terbuka).
Kegiatan eksplorasi PT Mandiri Intiperkasa kini diprioritaskan untuk memperoleh data detail pada area rencana penambangan untuk lima tahun ke depan. Selain itu, pengeboran juga dilakukan untuk memperoleh data yang bisa menambah sumber daya dan cadangan batu bara MIP.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

