Investor asing terus menggencarkan aksi lepas bersih (net sell) besar-besaran di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/4/2026). Asing menghantam saham BBCA, BBRI, BMRI, ANTM, dan GOTO.
Adapun net sell asing di seluruh pasar hari ini menyentuh Rp1,48 triliun. Alhasil, total net sell asing sepanjang tahun berjalan ini kembali meningkat menjadi Rp49,8 triliun atau nyaris Rp50 triliun โ berdasarkan data BEI.
Net sell terbesar di pasar reguler dialami saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyentuh Rp690,9 miliar.
Selain saham BBCA, asing juga banyak menjual saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan net sell sebesar Rp598,2 miliar.
Kemudian, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Antam Tbk (ANTM). Net sell asing pada saham BMRI sebesar Rp191,8 miliar dan ANTM bernilai Rp190,09 miliar.
Tak ketinggalan, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan net sell asing senilai Rp119,7 miliar.
Sebaliknya, transaksi akumulasi bersih (net buy) terbanyak oleh investor asing berlangsung pada saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) menyentuh Rp107,8 miliar.
Lalu, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan net buy asing bernilai Rp78,2 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini ditutup ambrol 144,4 poin (2,03%) ke level 6.956,8. Sebanyak 133 saham mengalami kenaikan, 576 saham mengalami pelemahan, dan 105 saham stagnan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai transaksi di bursa menyentuh Rp21,8 triliun. Sementara volume perdagangan sebanyak 48,1 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2,6 juta kali.
Seluruh sektor saham terjungkal pada penutupan pasar hari ini. Saham sektor perindustrian memimpin pelemahan, karena ambles 2,95%. Diikuti, pelemahan di sektor infrastruktur 2,93%, sektor barang baku 2,9%, sektor barang konsumsi primer 2,19%, dan sektor properti 2,19%.
Sementara itu, indeks saham Bursa Asia ditutup bervariasi. Shanghai (China) terangkat 0,1% dan Straits Times (Singapura) naik 0,9%. Sementara Hang Seng (Hong Kong) ambles 1,2% dan Nikkei (Jepang) terpangkas 1,06%.
Ringkasnya, editor: Jauhari Mahardhika
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

