PT Bank Oke Indonesia Tbk (OK Bank) tahun berjalan berfokus pada penguatan aset sebagai dasar pertumbuhan berkelanjutan, peningkatan profitabilitas, dan penguatan liabilitas serta pendanaan.
Wakil Direktur Utama OK Bank Hendra Lie menuturkan, untuk penguatan aset, strategi utama mencakup peningkatan kualitas portofolio debitur, ekspansi kredit ritel dan korporasi secara selektif, serta diversifikasi produk dan layanan. Selain itu, bank dengan kode saham DNAR ini juga mengoptimalkan jaringan secara strategis, memperkuat manajemen risiko, serta meningkatkan efisiensi operasional.
Peningkatan profitabilitas dilakukan melalui transformasi digital, efisiensi operasional, serta pengembangan layanan berbasis teknologi. "Fokus pada penyaluran kredit yang berkualitas, diversifikasi produk, dan penerapan manajemen risiko yang prudent berubah menjadi kunci dalam menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan," jelas Hendra dalam public expose di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Adapun, kinerja profitabilitas OK Bank mengalami peningkatan signifikan. Pendapatan bunga bersih meningkat ke Rp688,88 miliar, sementara laba bersih meroket 220,02% menjadi Rp159,98 miliar. Ini menunjukkan efisiensi operasional dan kualitas pendapatan bank semakin membaik.
Dari sisi rasio profitabilitas, Return on Asset (RoA) naik ke 1,70% dan Return on Equity (RoE) meningkat ke 4,35%. Peningkatan kedua rasio ini menandakan kemampuan OK Bank dalam menghasilkan laba dari aset dan modal yang dimiliki semakin kuat.
Sementara itu, margin bunga bersih (NIM) berada pada level 5,67%, sedikit lebih tinggi dibanding tahun sebelum itu, yang menunjukkan bank mampu menjaga margin keuntungan dari aktivitas penyaluran kredit.
Sementara untuk memperkuat struktur dana, OK Bank menjalankan antara lain meningkatkan fitur dan layanan pada produk tabungan dan giro untuk memperkuat daya saing, meningkatkan kenyamanan bertransaksi, serta menyesuaikan penawaran produk dengan kebutuhan nasabah yang semakin dinamis.
Ringkasnya, kemudian mengembangkan program pendanaan jangka menengah dengan manfaat yang kompetitif guna menjaga stabilitas dana pihak ketiga, meningkatkan loyalitas nasabah, serta mendukung pertumbuhan pendanaan yang berkelanjutan.
Berpartisipasi sebagai sub-mitra distribusi dalam pemasaran produk Surat Berharga Negara (SBN) ritel yang diterbitkan pemerintah, sebagai upaya memperluas alternatif investasi bagi nasabah secara bersamaan mendukung pendalaman pasar keuangan nasional.
Ringkasnya, serta memperkuat layanan payroll untuk meningkatkan volume transaksi, memperluas basis nasabah, serta membuka peluang pengembangan produk dan layanan perbankan lainnya secara berkelanjutan.
โSeluruh upaya ini diarahkan untuk memperkuat fondasi keuangan dan mendorong pertumbuhan yang stabil dan sehat. Langkah-langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas keuangan secara bersamaan meningkatkan kinerja Bank secara berkesinambungan,โ jelas Hendra dalam Public Expose di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

