Ringkasnya, lembaga pemeringkat Pefindo mempertahankan rating idBBB untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dengan outlook negatif.
Sementara itu, peringkat dibatasi oleh profil keuangan yang lemah, persaingan pasar yang ketat, dan keterlibatannya dalam industri penerbangan yang sangat siklikal.
Ringkasnya, "Peringkat ini mencerminkan peran strategis GIAA bagi pemerintah Indonesia, posisi bisnis yang kuat, serta jaringan rute yang komprehensif," tulis Pefindo dalam laporannya, Rabu (29/4/2026).
Sementara itu, prospek negatif mencerminkan meningkatnya paparan risiko terhadap volatilitas harga bahan bakar yang dipicu oleh tensi geopolitik, yang berpotensi semakin menekan profil keuangan perusahaan yang sudah lemah.
"Kami dapat menurunkan peringkat apabila kinerja operasional terkoreksi secara signifikan akibat penurunan permintaan penumpang, tekanan pada imbal hasil, atau kenaikan biaya yang material-terutama akibat volatilitas harga bahan bakar yang berkepanjangan yang pada akhirnya menekan profitabilitas dan arus kas," tutur Pefindo.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

