Pemegang saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) menyetujui rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau penerbitan hmetd dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 25 Juni 2026.
Direktur Utama PT Multi Makmur Lemindo Tbk, Noprian Fadli, menuturkan persetujuan tersebut mencerminkan dukungan kuat para pemegang saham terhadap langkah perusahaan dalam memperkuat struktur permodalan. Sayangnya, PIPA belum merinci jumlah dana yang diincar.
Yang pasti, dana hasil penerbitan hmetd nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung ekspansi usaha serta pengembangan bisnis perusahaan di masa mendatang.
Ringkasnya, selain right issue, perusahaan juga menyetujui Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 beserta pengesahan Laporan Keuangan Audited yang telah memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Baca Juga: BEI Memberi tanggapan soal Kasus Multi Makmur Lemindo (PIPA), Suspensi Saham Belum Jadi Opsi
Ringkasnya, noprian bilang perolehan opini WTP tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas kepada seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Ringkasnya, "Dalam waktu yang relatif singkat, kami berhasil membangun fondasi tata kelola yang lebih kuat, meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, serta memperoleh dukungan penuh pemegang saham terhadap agenda transformasi Perseroan. Ke depan, fokus kami adalah mempercepat pertumbuhan melalui penguatan struktur permodalan, pengembangan bisnis, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham," kata Noprian dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga: COCO Memperoleh persetujuan Right Issue, Menyiapkan Luncurkan 10,67 Miliar Saham Baru
Sementara itu, tiga agenda lainnya dalam RUPSLB ialah perubahan nama perusahaan, perubahan kedudukan dan alamat perusahaan, serta peningkatan modal dasar belum berpotensi diputuskan karena belum terpenuhinya persyaratan kuorum sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan OJK. Sesuai ketentuan yang berlaku, PIPA diproyeksikan menyelenggarakan RUPSLB Kedua pada tanggal 8 Juli 2026 untuk memperoleh persetujuan atas agenda-agenda tersebut.
Noprian pun meyakini bahwa berbagai langkah transformasi yang telah dijalankan diproyeksikan memperkuat posisi perusahaan dalam menangkap peluang pertumbuhan di masa mendatang.
Ringkasnya, "Perseroan optimistis memasuki babak baru sebagai perusahaan publik yang lebih sehat, adaptif, dan memiliki prospek pertumbuhan yang berkelanjutan," tutupnya.
Baca Juga: Multi Makmur Lemindo (PIPA) Merapikan Jajaran Direksi dan Komisaris
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

