Emiten logistik, PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) menetapkan dividen jumbo kepada pemegang saham senilai Rp30,46 miliar. Besaran dividen yang diproyeksikan dibagikan itu ekuivalen dengan 4,35 kali dari laba bersih 2025 yang senilai Rp7,12 miliar.
Keputusan dividen tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (19/5/2026). Rapat itu digelar di kantor perseroan di Cakung, Jakarta Timur.
Dalam RUPST itu, pemegang saham menyetujui Rp5,39 miliar dari laba bersih untuk dividen atau Rp7 per saham. Dividen dari laba 2025 tersebut Jumlah itu sudah termasuk dividen interim sebanyak dua kali senilai Rp3 dan Rp4 masing-masing pada Agustus dan November 2025. Adapun sisa laba dicatat sebagai saldo laba ditahan.
Selain itu, pemegang saham juga menyetujui penggunaan saldo laba ditahan (retained earning) untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024 senilai Rp30,46 miliar. Jumlah itu setara dengan Rp39,5 per saham.
Keputusan tersebut "menguras" saldo laba ditahan yang pada akhir tahun 2025 tercatat senilai Rp32,73 miliar. Selain itu, dividen tersebut kemungkinan dibayar tidak menggunakan kas karena hingga Maret, posisi kas dan setara kas perseroan hanya tersisa Rp10 miliar.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

