Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan koreksinya pada akhir perdagangan Kamis (30/4/2026). IHSG ditutup terkoreksi 2,03 persen ke level 6.956 dan disertai munculnya tekanan lepas.
Tim riset MNC Sekuritas menilai, pergerakan koreksinya pun sudah menembus area support krusial di 6.917. Dan dalam timeframe weekly, IHSG terkoreksi 2,42 persen dengan tekanan lepas yang masih mendominasi.
Dalam analisisnya, diperkirakan posisi IHSG sedang berada pada skenario berearna hitam, di mana sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2). "Hal tersebut berarti, IHSG akan berisiko terkoreksi ke rengang 6.645-6.838," tulis MNC Sekuritas dalam MNCS Daily Scope pada Minggu (3/5/2026).
Ringkasnya, untuk level support IHSG berada di area 6.838,6.745. Sementara itu, level resistance terdekat berada di kisaran 7.022,7.240. Adapun beberapa saham yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:
Ringkasnya, aNTM - Buy on Weakness
ANTM terkoreksi 3,61 persen ke Rp3.740 dan didominasi oleh tekanan lepas. Diperkirakan, posisi ANTM sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B).
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

