PT Tunas Binatama Lestari (TBL), bagian dari Rimau Group, masih memproses akuisisi saham mayoritas PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM). Aksi korporasi ini cukup unik karena GRPM adalah perusahaan distribusi Coca Cola, sementara Rimau Group bergerak di sektor energi dan pertambangan.
Direktur Utama GRPM, Agus Susanto menerangkan, proses akuisisi perseroan oleh TBL masih terus berlangsung di mana nantinya sebagian besar saham GRPM PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) akan dialihkan. Dia optimistis proses ini akan selesai dalam waktu dekat.
"Kami melihat adanya komitmen keseriusan yang kuat dari seluruh pihak untuk menyelesaikan proses ini dalam waktu yang secepat-cepatnya, dan masih memperhatikan prinsip kehati-hatian, kepatuhan regulasi serta kepentingan seluruh pemegang saham," katanya dalam Public Expose secara virtual, Senin (11/5/2026).
Agus menerangkan, sebagian besar isu yang bersifat material sudah disepakati oleh kedua belah pihak. Dengan demikian, praktis tidak ada hambatan serius dalam proses divestasi sejauh ini.
"Kini proses lebih difokuskan pada penyelesaian dokumentasi final serta tahapan administratif dan regulasi yang diperlukan. Dengan progres yang ada kini, manajemen memandang proses transaksi berada pada jalur yang tepat dan sangat positif dan diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu dekat," tuturnya.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

