Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) yang digelar pada, Senin tanggal 4 Juni 2026 telah memutuskan untuk menyalurkan dividen tunai tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar US$2,072 juta dan penjaminan aset lebih dari 50% untuk fasilitas kredit bank.
Ringkasnya, direksi PTSN dalam pengumuman yang disampaikan ke BEI, Rabu 10 Juni 2026 menjelaskan, pemegang saham Perseroan juga menyetujui sejumlah US$275,201 ribu untuk disisihkan sebagai Dana Cadangan sesuai Anggaran Dasar Perseroan.
Selain itu, RUPS menyetujui saldo Laba senilai US$11,412 juta untuk dibukukan sebagai laba yang Ditahan untuk keperluan investasi dan modal kerja Perseroan.
Ringkasnya, rUPST juga menerima dan menyetujui Laporan Tahunan dan mengesahkan Laporan Keuangan yang telah diaudit untuk tahun buku 2025, serta menerima Laporan Pengurusan Direksi dan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2025.
Menyalurkan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et decharge) kepada para anggota Direksi Perseroan atas tanggung jawab pengurusan dan pelaksanaan kewenangan dan para anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tanggung jawab pengawasan yang telah mereka lakukan selama tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
RUPS menyalurkan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik Independen untuk mengaudit buku Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2026 dan menetapkan honorarium Kantor Akuntan Publik Independen Imbalan jasa audit berkisar Rp450 juta hingga Rp550 juta.
Selain itu, RUPST menyetujui penetapan jumlah honorarium Dewan Komisaris termasuk tunjangan pajak untuk tahun buku 2026 adalah sebesar Rp5 miliar dan pemberian kuasa dan wewenang kepada Rapat Dewan Komisaris untuk mengalokasikan pembagiannya kepada masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan. RUPS menyalurkan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan besarnya gaji dan tunjangan masing-masing anggota Direksi.
Pemegang saham Perseroan menyalurkan persetujuan kepada Direksi Perseroan untuk menjalankan pinjaman uang/memperoleh fasilitas kredit dari Bank atau perusahaan pembiayaan, untuk jumlah melebihi 50% kekayaan bersih Perseroan, dalam rangka mendukung pengembangan usaha Perseroan.
Menyalurkan persetujuan terhadap seluruh ketentuan-ketentuan/syarat-syarat kredit sebagaimana yang telah dan yang akan ditetapkan dalam Perjanjian Kredit/Pengakuan Hutang, berikut segenap perpanjangan, penambahan, penggantian, pembaharuan, perubahan dan addendum-addendumnya.
Pemegang saham menyalurkan persetujuan kepada Direksi Perseroan untuk menjaminkan harta kekayaan (aset) Perseroan untuk jumlah melebihi 50% kekayaan bersih Perseroan.
Berikutnya, dividen akan dibagikan kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 19 Juni 2026 sampai pukul 16.00 WIB. Berikut Jadwal Pembagian Dividen Perseroan
Ringkasnya, -Cum Dividen Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 17 Juni 2026
Ringkasnya, -Ex Dividen Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi 18 Juni 2026
Ringkasnya, -Cum Dividen Pasar Tunai 19 Juni 2026
Ringkasnya, -Ex Dividen Pasar Tunai 22 Juni 2026
Ringkasnya, -Batas akhir tanggal Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham (Recording Date) 19 Juni 2026 pukul 16.00 WIB
Ringkasnya, -Pembayaran Dividen 26 Juni 2026
Pembayaran dividen diproyeksikan dilakukan secara tunai dalam mata uang Rupiah berdasarkan konversi kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 5 Juni 2026 senilai US$1 = Rp18.039. KSEI diproyeksikan mentransferkan dana hasil dividen tunai kepada masing-masing Pemegang Rekening KSEI sesuai dengan ketentuan yang berlaku di KSEI dan Pemegang Saham Yang Berhak diproyeksikan menerima dividen tersebut melalui Pemegang Rekening KSEI masing-masing. (konrad)
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

