PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) telah resmi mengangkat Ketut Budi Wijaya menjadi Komisaris menggantikan posisi Charles Rigoux yang mundur dari jabatannya. Keputusan tersebut telah mendapatkan restu dari pemegang saham melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Adapun surat pengunduran diri Charles Rigoux telah diterima oleh perseroan pada 17 Juli 2026 dan telah disampaikan juga melalui keterbukaan informasi kepada publik pada 20 Juli 2026. "Pemegang saham menerima pengunduran diri Bapak Charles Rigoux dari jabatannya sebagai Komisaris Perseroan, dan menyetujui pengangkatan Bapak Ketut Budi Wijaya, menggantikan dan meneruskan sisa masa jabatan Bapak Charles Rigoux terhitung sejak ditutupnya RUPSLB," tulis manajemen melalui keterangan resminya, Selasa (15/9/2026). Perseroan meyakini bahwa pengalaman, kompetensi, serta kepemimpinan para anggota diproyeksikan semakin memperkuat tata kelola perusahaan dan mendukung akselerasi strategi pertumbuhan jangka panjang LPCK. "Dengan susunan kepemimpinan yang baru, LPCK diproyeksikan terus berfokus pada pengembangan kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis sebagai kawasan terpadu yang menghadirkan hunian, komersial, dan fasilitas pendukung yang berkelanjutan," tulis manajemen.
Sebagai informasi, pada semester I tahun 2026, LPCK membukukan pra-penjualan menyentuh Rp902 miliar, setara dengan 53% dari target tahun 2026 dan meningkat 14% dibandingkan Rp791 miliar pada periode serupa tahun sebelum itu. Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya minat pasar terhadap produk residensial, khususnya rumah tapak yang berkontribusi sebesar 69% dari total pra-penjualan.
Pada periode serupa, Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp318 miliar, dengan EBITDA margin yang naik ke 20% dari 13% pada periode serupa di tahun sebelum itu. Adapun susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru, sebagai berikut: Presiden Komisaris (Independen): Didik Junaedi RachbiniKomisaris Independen: Hadi CahyadiKomisaris: Ketut Budi WijayaKomisaris: George Raymond Zage III Presiden Direktur: Agus ArismunandarDirektur: Marshal Martinus TissadharmaDirektur: Indryanarum
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

