Ringkasnya, diam-diam, influencer Belvin Tannadi memiliki lebih dari 5% saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA). Emiten yang bergerak di bidang properti ini kini dimiliki oleh Belvin sebanyak 48,554 juta saham setara dengan 7,337% per 30 April 2026.
Belvin dalam keterbukaan informasi di BEI mengaku transaksi berlangsung di pasar reguler. Dia juga bilang jika interaksi antar investor tidak berlangsung secara langsung face to face melainkan melalui sistem elektronik yang terintegrasi melalui sistem bursa. โSaya tidak pernah memiliki rekening efek nominee, semua transaksi jelas atas nama Belvin Tannadi,โ jelas dia dalam keterbukaan informasi.
Saat ditanya alasan belum menyatakan laporan kepemilikan saham lebih dari 5% sebagaimana ketentuan bursa melalui Surat Edaran OJK No 10/SEOJK.04/2025. โTidak mengetahui sudah melebihi 5% kepemilikan,โ ujar Belvin.
Baca Juga: Bitcoin dan Ethereum Kompak Terkoreksi, Analis Soroti Tekanan Stagflasi AS
Belvin juga mengaku tidak memiliki hubungan dengan pemegang saham lama yakni Adicipta Griya Sejati dan Inti Fikasa Sekuritas. Dia mengungkap, dana yang digunakan untuk transaksi saham BAPA adalah modal dari keuntungan investasi sebelum itu.
Belvin membeli saham BAPA dari penjualan saham yang dilakukan oleh Inti Fikasa Sekuritas. โPengurangan kepemilikan saham BAPA di Inti Fikasa Sekuritas adalah transaksi penjualan wajar atas saham yang adalah bagian dari portofolio efek milik perusahaan,โ terang Yusuf Salim, Direktur Inti Fikasa Sekuritas.
Yusuf juga menekankan jika pihaknya tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Belvin. Dia juga mengungkap tidak mengetahui jika Belvin kena sanksi denda OJK sebesar Rp5,35 miliar.
Ringkasnya, sekedar mengingatkan kembali. OJK menjatuhkan sanksi denda kepada influencer saham Belvin Tannadi karena memanipulasi perdagangan saham dan menyebarkan informasi menyesatkan di media sosial.
Hasil pemeriksaan tim OJK ditemukan jika Belvin menyatakan informasi yang tidak benar terkait satu atau lebih saham melalui media sosial, termasuk menyalurkan rekomendasi untuk membeli atau melepas saham. Sementara itu pada saat yang sama, ia justru menjalankan transaksi yang berlawanan dengan rekomendasi yang disampaikannya kepada publik.
Tindakan ini dinilai menyesatkan investor karena menciptakan perbedaan antara informasi yang disampaikan dan posisi transaksi yang sebenarnya dilakukan. OJK mengungkap Belvin menjalankan modus tersebut pada saham Agro Yasa Lestari (AYLS), MD Pictures (FILM) dan Bintang Samudera Mandiri Lines (BSML). OJK mengungkap, Belvin menggunakan beberapa rekening efek nominee.
Belvin mengungkap belum membayar atas sanksi yang dikenakan OJK karena merasa yakin sanksi tersebut tidak sah secara hukum. โSaya tidak menerima sanksi ini bukan karena tidak akan bayar tetapi karena saya yakin sanksi ini tidak sah secara hukum. Keyakinan ini bukan sekedar perasaan tapi didasarkan pada fakta yang teridentifikasi langsung dari teks surat sanksi OJK itu di mana OJK menjatuhkan sanksi menggunakan norma hukum yang belum ada pada saat transaksi saya berlangsung,โ kata dia.
Seluruh transaksi yang dipersoalkan berlangsung pada tahun 2021 hingga Juni 2022. Sementara norma UUPPSK yang digunakan baru berlaku 12 Januari 2023.
Selain itu, menurut Belvin OJK menjatuhkan denda yang melampaui batas maksimum yang mereka tetapkan sendiri. POJK Nomor 36/POJK.04/2018 mengungkap batas tertinggi denda adalah Rp5 miliar, sementara sanksi yang saya terima Rp5,35 miliar. Ini jelas adalah pelanggaran hukum pantas diuji dan diluruskan melalui jalur hukum yang tersedia.
Atas dasar tersebut, Belvin mengajukan keberatan kepada OJK kemudian menggugat ke PTUN Jakarta. "Kini, sesudah Pengadilan mengarahkan saya sedang menjalani proses banding administratif kepada Presiden RI berdasarkan pasal 76 ayat 2 UU Administrasi Pemerintahan. Banding tersebut saya ajukan melalui kuasa hukum saya pada tanggal 7 Mei 2026,โ papar dia.
Saham BAPA kini tengah disuspensi oleh BEI. Suspensi saham ini telah berlangsung sejak 29 April 2026. Terakhir saham BAPA diperdagangkan di harga Rp238 per saham, atau naik 19,59% dari hari sebelum itu. Sementara dalam sebulan saham BAPA naik 205,13%.
Ringkasnya, baca Juga: Penawaran Tinggal Enam Hari, Penjualan Sukuk Tabungan ST016 Hampir Ludes
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

