PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) memutuskan untuk tidak menyalurkan dividen tunai kepada pemegang saham. Keputusan tersebut adalah yang pertama kalinya sejak perusahaan batu bara tersebut IPO pada Agustus 2020.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026, para pemegang saham menyetujui seluruh laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp207,79 miliar tidak berubah menjadi dividen. Sebanyak Rp10 miliar disisihkan untuk dana cadangan.
Ringkasnya, "Sisa dari laba bersih 2025 yang tidak ditentukan penggunaannya ditetapkan sebagai laba ditahan," kata manajemen SGER dikutip Minggu (31/5/2026).
Langkah perseroan untuk absen menyalurkan dividen sejalan dengan kinerja keuangan yang terkoreksi akibat turunnya harga batu bara.
Pada 2025, SGER membukukan pendapatan sebesar Rp6,74 triliun, terjungkal hingga 54 persen dibandingkan tahun 2024 yang menyentuh Rp14,76 triliun. Seiring penurunan tersebut, laba bersih perseroan juga turun 68 persen dari Rp659 miliar menjadi Rp213 miliar.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

