Ringkasnya, pT Solusi Sinergi Digital Tbk atau Surge (WIFI) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama resmi meluncurkan IRA-Internet Rakyat pada Selasa (26/5/2026). Peluncuran layanan internet tersebut dilakukan secara serentak di wilayah Regional-1 yang mencakup Pulau Jawa, Maluku, dan Papua.
Peluncuran IRA-Internet Rakyat adalah bagian dari strategi Surge untuk mempercepat pemerataan akses digital nasional melalui pembangunan dan pemanfaatan infrastruktur telekomunikasi yang efisien, scalable, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mendukung transformasi digital nasional secara bersamaan mempersempit kesenjangan akses internet fixed broadband di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Surge secara bersamaan Direktur Utama Telemedia, Shannedy Ong menuturkan, sebagai bagian dari implementasi Regional-1, infrastruktur IRA-Internet Rakyat kini telah didukung oleh lebih dari 550 site aktif dan 3.189 radio units yang telah terinstal dan beroperasi di lebih dari 82 kota dan kabupaten di Jawa, Maluku, dan Papua. Infrastruktur ini menjadi fondasi penting dalam memperluas akses internet fixed broadband berkecepatan tinggi ke berbagai wilayah yang sebelum itu menghadapi keterbatasan pilihan layanan broadband yang terjangkau.
Dia mengungkap, capaian tersebut adalah hasil kolaborasi erat antara Surge dan Telemedia bersama berbagai mitra strategis perusahaan, termasuk vendor teknologi, mitra implementasi lokal, kontraktor jaringan, institusi pembiayaan, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki visi yang sama untuk memperluas akses digital di Indonesia.
“Keberhasilan peluncuran IRA-Internet Rakyat adalah hasil kerja sama dan kolaborasi yang kuat dari seluruh ekosistem mitra kami. Dukungan vendor teknologi, mitra lokal, funding partners, serta berbagai pemangku kepentingan telah memungkinkan kami mempercepat pembangunan infrastruktur dan menghadirkan layanan fixed broadband yang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia," katanya dalam keterangan resmi.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

