PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) masih menghadapi tantangan dalam memenuhi ketentuan minimum saham free float senilai 15 persen.
Kini, porsi saham free float PTSN tercatat sekitar 10 persen atau berada di bawah ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI)
Perseroan mengungkap, kondisi ini berkaitan dengan likuiditas perdagangan saham PTSN di BEI yang relatif terbatas.
Sehubungan dengan hal tersebut, perseroan tengah mengkaji sejumlah alternatif untuk meningkatkan porsi saham free float dengan mempertimbangkan opsi penerbitan hmetd maupun penempatan terbatas.
Sementara itu, opsi tersebut memiliki sejumlah kendala, antara lain tahapan dan prosedur pelaksanaan yang relatif panjang, likuiditas saham PTSN di pasar yang terbatas serta kesulitan dalam mencari investor.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

