PT Chandra Asri Pacific (TPIA) dinilai memasuki fase transformasi besar yang berpotensi berubah menjadi mesin pertumbuhan jangka panjang.
Transformasi tersebut menyusul ekspansi agresif perusahaan menjadi platform energi dan petrokimia terintegrasi, alhasil mendorong Maybank Sekuritas Indonesia memulai peliputan saham ini dengan rekomendasi akumulasi dan target harga Rp2.600 per saham.
Analis Maybank Sekuritas dalam risetnya menjelaskan, akuisisi Aster Chemicals and Energy pada 2025 berubah menjadi tonggak penting yang mengubah skala bisnis emiten milik taipan Prajogo Pangestu tersebut.
Langkah tersebut lebih dari dua kali lipat meningkatkan kapasitas produksi petrokimia perseroan menjadi 9 juta ton per tahun, secara bersamaan menambah kepemilikan kilang minyak berkapasitas 237.000 barel per hari.
Berdasarkan Maybank, transformasi ini tidak hanya memperbesar kapasitas produksi, tetapi juga memperkuat integrasi bisnis Chandra Asri dari hulu hingga hilir.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

