Ringkasnya, makin massifnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) diyakini turut mendorong bertumbuhnya potensi serupa di bisnis keamanan siber (cybersecurity).
Hal ini diperkuat dengan kondisi faktual yang berlangsung di lapangan, di mana tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya cybersecurity masih relatif rendah, alhasil perlu senantiasa ditingkatkan demi mengimbangi gelombang perkembangan AI di pasar Indonesia.
Ringkasnya, mencoba memanfaatkan kondisi tersebut, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) diketahui baru saja secara resmi meluncurkan The ITSEC Cyber & AI Academy, yang terletak di kantor pusatnya, Jakarta, pada Rabu (12/8/2026 lalu.
"Tentu (The ITSEC Cyber & AI Academy) ini bukan produk yang baru saja muncul hari ini, melainkan hasil dari investasi kami selama bertahun-tahun, yang kini mulai terlihat potensinya semakin bagus, dan semakin tinggi untuk ke depannya," ujar Presiden Direktur CYBR, Patrick Dannacher, dalam keterangan resminya, pekan lalu.
Berdasarkan Pattrick, sejak awal pihaknya memang meyakini bahwa produk akademi dan pelatihan terkait AI dan cybersecurity memang berubah menjadi kebutuhan faktual yang ada di pasar dewasa ini.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

