PT Cahayasakti Investindo Berhasil Tbk (CSIS) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk menjalankan penambahan modal pada entitas anak, PT Bogorindo Cemerlang.
Ringkasnya, keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen Ketiga yang digelar di Ruang Seminar Perseroan, Jalan Kaum Sari No. 1, Bogor, Jumat (8/5/2026).
Agenda utama rapat adalah meminta persetujuan atas transaksi material dan transaksi afiliasi terkait penggunaan dana hasil Penambahan Modal dengan Menyalurkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau penerbitan hmetd. Dana tersebut akan digunakan untuk menambah setoran modal ke PT Bogorindo Cemerlang.
Rapat dipimpin Komisaris Utama CSIS, Santo Fransiscus. RUPSLB dinyatakan memenuhi kuorum sesudah dihadiri pemegang saham yang mewakili 39.834.580 saham atau 13,911% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Ringkasnya, berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ambang batas kehadiran untuk RUPSLB independen ketiga minimal 11%. Dengan demikian, seluruh keputusan yang diambil dalam rapat dinyatakan sah dan mengikat.
Hasil pemungutan suara menunjukkan dukungan hampir penuh dari pemegang saham. Sebanyak 39.758.380 saham atau 99,81% menyatakan setuju, sementara 76.200 saham atau 0,19% menyatakan abstain.
Sesuai ketentuan yang berlaku, suara abstain dianggap mengikuti suara mayoritas. Dengan demikian, total suara setuju menyentuh 100% dari seluruh saham yang hadir dalam rapat.
โRapat menyetujui transaksi material dan transaksi afiliasi sehubungan dengan penggunaan dana hasil PMHMETD I yang akan digunakan Perseroan untuk menjalankan penambahan setoran modal pada entitas anak Perseroan, yaitu PT Bogorindo Cemerlang,โ tulis manajemen CSIS dalam ringkasan risalah rapat, dikutip Senin (11/5/2026).
Selain menyalurkan persetujuan, pemegang saham juga menyalurkan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menjalankan seluruh tindakan yang diperlukan, termasuk menuangkan keputusan tersebut dalam akta notaris sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Persetujuan ini menjadi tindak lanjut dari dua RUPSLB independen sebelum itu yang belum menyentuh keputusan. Rapat pertama digelar pada 19 Desember 2025, sementara rapat kedua pada 29 Desember 2025. Keduanya tidak memenuhi kuorum kehadiran.
Ringkasnya, rapat turut dihadiri jajaran Dewan Komisaris dan Direksi, yakni Komisaris Utama Santo Fransiscus, Komisaris Independen Apran Kurniawan, S.E., Komisaris Independen Drs. A. Rahim Diar, Direktur Utama Tjoea Aubintoro, dan Direktur Yohanes Sumarno.
Ringkasnya, seluruh proses pengambilan keputusan dilakukan melalui musyawarah mufakat dan pemungutan suara secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI. Hingga rapat berakhir, tidak terdapat pertanyaan maupun tanggapan dari pemegang saham terkait agenda yang dibahas.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

