Saham PT Astra International Tbk (ASII) turun tajam pada Selasa (26/5/2026), meski perseroan baru saja mengumumkan strategic review dan program pembelian kembali saham saham bernilai Rp8 triliun yang sebelum itu memperoleh respons positif dari sejumlah analis.
Tekanan lepas asing yang masih deras di pasar domestik turut membebani pergerakan saham emiten raksasa otomotif hingga tambang tersebut.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ASII ditutup jatuh 8,48 persen ke level Rp5.125 per unit. Nilai transaksi menyentuh Rp434,8 miliar dan volume perdagangan 82,64 juta saham.
Penurunan ini membuat saham ASII terkoreksi 14,58 persen dalam sepekan dan tergelincir 18,97 persen dalam sebulan terakhir.
Investor asing tercatat membukukan lepas bersih (net sell) Rp315,73 miliar di pasar reguler dalam sepekan terakhir. Sementara, dalam sebulan belakangan, nilai net sell asing mengenai angka Rp462,77 miliar, berdasarkan data penutupan Senin (25/5).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

