Saham PT Ekadharma International Tbk (EKAD) kembali reli pada sesi I perdagangan Kamis (13/8/2026). Reli saham produsen lakban tersebut dipicu kabar akuisisi oleh perusahaan asal China.
Saham EKAD kembali mengenai batas auto reject atas (ARA) usai naik 25 persen ke level Rp300 per saham. Hingga pukul 10.00 WIB, nilai transaksi menyentuh Rp1,9 miliar dengan volume 63 ribu lot antrean akumulasi menyentuh lebih dari 200 ribu lot, mencerminkan minimnya likuiditas perdagangan saham.
Sebelum itu pada perdagangan kemarin, harga saham EKAD juga mengenai ARA setelah naik 34,83 persen ke Rp240. Kenaikan tersebut berlangsung secara mendadak setelah pengumuman rencana akuisisi.
Ringkasnya, fujian Youyi Adhesive Tape Group Co., Ltd (Youyi Group) berencana mengakuisisi saham mayoritas EKAD. Perusahaan lakban asal China itu berniat mengambil alih 51 persen saham EKAD yang dimiliki oleh PT Ekadharma Inti Perkasa (EIP).
Sebagai informasi, EIP kini menguasai 2.874.012.300 saham atau setara 82,26 persen dari total modal disetor dan ditempatkan EKAD. Dengan demikian, terdapat potensi bagi pengendali lama untuk tetap menjadi pemegang saham minoritas EKAD.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

