Ringkasnya, saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada perdagangan Kamis (3/9/2026), seiring perseroan resmi keluar dari mekanisme Full Call Auction (FCA).
Saham SINI meroket 7,25 persen ke level Rp13.625 per unit pada Kamis (3/9/2026) pukul 10.14 WIB. Sebelum itu, saham SINI sempat menembus level tertinggi sepanjang masa di Rp14.275 per unit pada pukul 09.39 WIB.
Dengan harga tersebut, kapitalisasi pasar emiten yang terafiliasi dua pengusaha kenamaan Happy Hapsoro dan Prajogo Pangestu ini menyentuh Rp16,30 triliun.
Penguatan saham SINI berlangsung setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut status efek perseroan dari Papan Pemantauan Khusus dengan mekanisme FCA. Pencabutan tersebut berlaku efektif mulai Senin, 31 Agustus 2026.
SINI sebelum itu ditempatkan di Papan Pemantauan Khusus karena memiliki ekuitas negatif dalam laporan keuangan terakhir.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

