Manajemen PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) menyalurkan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek perusahaan. Langkah ini merespons surat permintaan penjelasan dari otoritas bursa nomor S-06353/BEI.PP2/05-2026 tertanggal 25 Mei 2026.
Ringkasnya, bursa menyoroti terjadinya penurunan harga serta peningkatan aktivitas saham PGLI pada 13 Mei 2026. Pergerakan yang tidak wajar tersebut memicu pertanyaan mengenai adanya informasi material yang belum terungkap ke publik.
Wakil Presiden Direktur PGLI, Animan Hutapea menjelaskan perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang berpotensi memengaruhi nilai efek. Perubahan harga maupun aktivitas transaksi pada tanggal tersebut murni dipengaruhi oleh mekanisme pasar.
โHingga kini Perseroan tidak mengetahui adanya informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik,โ ungkap Animan, dikutip Kamis (27/5/2026) WIB.
Terkait kepatuhan pada Peraturan Nomor I-E, manajemen menekankan seluruh kejadian penting sudah dilaporkan sesuai ketentuan. Belum ada informasi tambahan yang berdampak pada kelangsungan hidup perusahaan di luar laporan yang sudah ada.
Mengenai aktivitas pemegang saham tertentu, Animan mengaku manajemen tidak memiliki informasi tersebut. Segala perubahan kepemilikan masih mengacu pada laporan yang disampaikan pemegang saham sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Perseroan juga belum memiliki rencana untuk menjalankan tindakan korporasi dalam waktu dekat. Setidaknya, dalam kurun waktu tiga bulan mendatang, tidak ada aksi korporasi yang berakibat pada pencatatan saham PGLI di bursa.
โPerseroan belum memiliki rencana untuk menjalankan tindakan korporasi, apabila Perseroan berencana menjalankan tindakan korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa tentunya Perseroan akan menyatakan kepada publik sesuai peraturan yang berlaku,โ jelas Animan.
Terakhir, pihak manajemen sudah menjalin komunikasi dengan pemegang saham utama mengenai rencana kepemilikan saham mereka. Hasil konfirmasi menunjukkan pemegang saham utama belum memiliki rencana untuk menjalankan tindakan tertentu terkait porsi kepemilikan mereka di tubuh Perseroan.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

