PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), bagian dari jaringan Lippo Group membukukan pendapatan yang solid pada kuartal I-2026, seiring dengan meningkatnya jumlah pasien dan efek musiman liburan.
Sepanjang Januari-Maret 2026, Siloam membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,55 triliun, naik 8,4 persen secara tahunan meski secara kuartalan terkoreksi sekitar 4 persen. EBITDA meningkat 11,7 persen menjadi Rp748,8 miliar dari Rp670,3 miliar dengan margin 29,4 persen.
Dari sisi bottom line, laba bersih SILO menyentuh Rp293,6 miliar di kuartal I-2026, meningkat 14,8 persen secara tahunan. Margin laba bersih juga naik dari 10,9 persen menjadi 11,5 persen.
Siloam menilai, kinerja positif pada awal 2026 adalah cerminan dari fondasi kuat yang dibangun melalui strategi Next Gen Siloam dalam setahun terakhir. Siloam terus mempertahankan secara konsisten standar pelayanan yang tinggi melalui keunggulan klinis, inovasi, dan pengalaman pasien yang terintegrasi.
Presiden Direktur Siloam, David Utama menuturkan, perseroan memasuki tahun 2026 dengan fondasi yang kuat sejalan dengan proses transformasi dalam satu tahun terakhir.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

