PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) berencana menyalurkan dividen tunai kepada para pemegang saham. Sementara itu, nilai dividen tersebut merosot dibandingkan dua tahun terakhir.
Keputusan dividen tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 Mei 2026. Salah satu agenda rapat yakni meminta persetujuan terkait penggunaan laba bersih tahun buku 2025.
Pemegang saham menyetujui usulan dividen sebesar Rp128,1 miliar atau setara dengan Rp18 per saham. Dividen tersebut setara dengan 59 persen dari total laba bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp204,1 miliar.
Dari laba tersebut, senilai Rp300 juta disisihkan sebagai dana cadangan sesuai UU 40/2007 Tentang Perseroan Terbatas. Kemudian sisanya dicatat sebagai laba ditahan.
Dividen pada tahun buku 2025 lebih rendah 55 persen dari tahun 2024 yang sebesar Rp40 atau 2023 sebanyak Rp45 per saham. Saat itu, perseroan menyalurkan dividen dengan payout di atas 100 persen laba bersih, mempertimbangkan saldo laba dan kas yang tebal.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

