Jika Anda punya dana untuk berbisnis mungkin bisa dengan membuka minimarket sendiri. Misalnya dengan berubah menjadi pengusaha Alfamart.
Bisnis Alfamart berpotensi dibuka sendiri dengan tiga jenis kerja sama franchise. Semuanya dibedakan dengan jenis toko dan tempat yang ingin digunakan.
Ketiga jenisnya mulai dari Franchise Gerai Baru, Gerai Baru-Konversi, dan Take Over. Ketiganya juga memiliki perbedaan pada dana yang diproyeksikan dikeluarkan oleh para pengusaha, salah satunya Take Over yang dimulai dari Rp800 juta.
Ringkasnya, berikut penjelaskan ketiga jenis franchise untuk mulai usaha Alfamart: Jenis kerja sama ini adalah dengan membuka toko baru dengan usulan lokasi berasal dari calon pengusaha. Tahapannya dimulai dengan presentasi awal,evaluasi lokasi dan persetujuan, presentasi proposal, perjanjian kerja sama, dan pembukaan toko.
Terdapat beberapa opsi tipe rak yang memiliki perbedaan modal dan ukuran. Berikut informasinya: - Tipe gerai 9 rak (30 m2): Rp300 jt - Tipe gerai 18 rak (60 m2): Rp350 jt - Tipe gerai 36 rak (80 m2): Rp450 jt - Tipe gerai 45 rak (100 m2): Rp500 jt Modal tersebut sudah mencakup: - Franchise Fee sebesar Rp45 juta untuk 5 tahun - Peralatan gerai dan air conditioner - Cash register dan sistem informasi ritel - Shop sign dan pole sign - Promosi dan persiapan pembukaan gerai Sementara itu nilai investasi masih belum mencakup pengeluaran untuk properti.
Perlu dicatat juga kemungkinan diproyeksikan ada perubahan sesudah gerai resmi dibuka. Kerja sama ini untuk pemilik toko minimarket lokal atau kelontong.
Ringkasnya, terdapat dua opsi untuk program ini, salah satunya adalah pengakuan barang dagangan milik toko lokal sebagai stok pembukaan gerai Alfamart. Kedua adalah rak milik toko minimarket lokal atau kelontong bisa digunakan dan diakui untuk pengurangan biaya investasi.
Ringkasnya, kriteria rak disesuaikan dengan standar rak gerai Alfamart. Berikut tahapan kerja sama dalam franchise ini: - Pembukaan toko konversi Kerja sama terakhir ini adalah membeli gerai yang telah beroperasi.
Harganya bervariasi dan dimulai dari Rp800 juta, ini termasuk: - Franchise fee senilai Rp45 juta untuk 5 tahun - Sewa lokasi untuk 5 tahun - Peralatan gerai dan air conditioner (AC) - Cash register dan sistem informasi ritel - Shop sign dan pole sign Adapun tahapan-tahapan dalam kerja sama franchise gerai take over, yaitu: - Take over (mengambil alih) Catatan lainnya saat emmbuka gerai adalah mitra diproyeksikan dikenakan biaya royalti. Besarannya dihitung secara progresif dari penjualan bersih dan belum termasuk pajak. - Penjualan bersih Rp0 sampai Rp150.000.000: royalti 0% - Penjualan bersih Rp150.000.001 sampai Rp175.000.000: royalti 1% - Penjualan bersih Rp175.000.001 sampai Rp200.000.000: royalti 2% - Penjualan bersih Rp200.000.001 sampai Rp250.000.000: royalti 3% - Penjualan bersih Rp250.000.001 ke atas: royalti 4% 1.
Ringkasnya, memiliki minat di industri minimarket 2. Warga Negara Indonesia dengan Badan Usaha (CV, PT, Koperasi, dan Yayasan) 3.
Sudah atau diproyeksikan memiliki lokasi tempat usaha dengan luas area sales minimal 100 m2 (diluar gudang dan ruang administrasi). Total keseluruhan lahan ยฑ 150 m2 s.d. 250 m2.4.
Ringkasnya, memenuhi persyaratan perizinan seperti Izin Tetangga, Izin Domisili, SIUP, TDP/NIB, NPWP, NPPKP, STPW, IUTM (berbeda-beda setiap daerah). 5. Bersedia mengikuti sistem dan prosedur yang berlaku di Alfamart.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

