PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) berencana menjalankan pembelian kembali saham (share pembelian kembali saham). Emiten telekomunikasi milik Grup Djarum itu menyiapkan dana maksimal Rp500 miliar.
Aksi korporasi tersebut akan digelar tanpa melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mengacu pada Surat OJK Nomor S-112/D.04/2026 tertanggal 9 September 2026. Dengan begitu, proses pembelian kembali saham akan dilakukan dengan cepat mulai hari ini.
Dalam keterbukaan informasi yanag disampaikan pada Rabu (30/9/2026), perseroan akan menjalankan pembelian kembali saham saham untuk tiga bulan ke depan terhitung 30 September hingga 30 Desember 2026. Sementara itu, periode tersebut bisa diakhiri lebih cepat sesuai pertimbangan manajemen.
Perseroan memperkirakan jumlah saham yang diproyeksikan dibeli sekitar 2 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Jumlah itu setara dengan 1,18 miliar saham TOWR.
Terkait harga akumulasi maksimal, perseroan akan melakukannya sesuai POJK 29/2023. Sementara itu, dengan asumsi dana Rp500 miliar, maka harga saham maksimal yang dibeli sekitar Rp423 per saham. Dalam aksi korporasi ini, TOWR menunjuk BCA Sekuritas sebagai perantara pedagang efek.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

