PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) bersiap mempertahankan profitabilitas dengan fokus pada segmen produk yang memiliki margin tinggi. Hal ini setelah produsen popok dan pembalut tersebut membalik posisi rugi menjadi laba bersih sebesar Rp158,62 miliar pada semester I-2026.
Perbaikan kinerja tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 4,1 persen menjadi Rp4,44 triliun. Pendapatan tersebut berasal dari penjualan domestik sebesar Rp4,02 triliun dan ekspor bernilai Rp423,45 miliar.
Pertumbuhan pendapatan turut mendorong perbaikan profitabilitas perusahaan asal Jepang tersebut. Sepanjang Januari-Juni 2026, Uni-Charm membukukan laba operasi sebesar Rp116,36 miliar.
Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Yasutaka Nishioka menuturkan, perbaikan kinerja tersebut adalah hasil dari strategi optimalisasi portofolio bisnis, terutama dengan meningkatkan kontribusi segmen yang memiliki margin lebih tinggi.
Ringkasnya, "Capaian kinerja ini didorong oleh langkah strategis perseroan dalam mengoptimalkan portofolio bisnis, utamanya melalui peningkatan kontribusi segmen Feminine Care yang berhasil mendorong rasio laba bruto," kata Yasutaka dalam keterangan resmi dikutip Jumat (4/9/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

